-->

Translate

Kredit Poin dari PSS untuk Penampilan Teja Paku Alam

-- --

 


PSS Sleman harus mengakui kekalahan dari Persib Bandung pada lanjutan Kompetisi Liga 1 2021/2022, Jumat (11/2/2022) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. PSS tampak kehilangan sentuhan di babak pertama, lini pertahanan yang longgar mudah ditembus pergerakkan dua penyerang asing Persib David da Silva dan Bruno Cantanhede.

PSS harus bobol dua gol, bahkan tiga gol andai tendangan penalti Cantanhede tidak digagalkan Miswar Saputra. Hasil ini tentu sangat tidak menyenangkan bagi Sleman fans. Banyak kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki I Putu Gede sebagai pelatih kepala.

“Yang jelas hasil yang tidak memuaskan buat kami. Laga berakhir 2-1 sangat tidak menyenangkan karena kalah apapun itu alasannya. Sehingga ini adalah sebuah PR untuk kami evaluasi nanti ke depan,” ungkap Guntur Cahyo Utomo selaku asisten pelatih PSS usai pertandingan.

Menurut Guntur, jalannya pertandingan cukup imbang. Dua tim melancarkan serangan yang efektif sampai menciptakan peluang di mulut gawang. Persib yang mampu mencuri gol lebih dulu, cukup mengagetkan PSS, itu yang buat pertahanan tim Elang Jawa longgar dan rela kembali kejebolan di menit-menit selanjutnya.

“Tapi memang pertandingan berjalan seri, kedua tim saling jual beli serangan. Namun gol cepat dari Persib agak mengagetkan buat kami, itu yang membuat awalnya agak drop,” kata Guntur.

Ia justru memberikan kredit pujian untuk penjaga gawang lawan Teja Paku Alam. Teja yang berjibaku mengamankan gawang timnya dari kebobolan. PSS mengakui gawang Teja sulit sekali ditembus.

“Tapi pelan-pelan pemain bisa kembali bermain dengan lebih spartan saya pikir. Terbukti ada beberapa peluang di akhir laga, kredit buat Teja Paku Alam, penyelamatan yang sangat krusial buat mereka,” kesan Guntur.


-- --

0 Response to "Kredit Poin dari PSS untuk Penampilan Teja Paku Alam"

Post a Comment