.post-body #baca-juga strong { display: inline; }
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makanan Khas Aceh dan Keunikannya

Makanan Khas Aceh dan Keunikannya

10 Makanan Khas Aceh dan Keunikannya - Aceh adalah provinsi yang ibu kota nya terletak di Banda Aceh. Aceh merupakan provinsi yang mendapat gelar daerah Istimewa, seperti Jogyakarta. Provinsi Aceh yang berlokasi di ujung Utara pulau Sumatera dan merupakan provinsi yang paling barat di Indonesia.

Provinsi Aceh memiliki adat dan budaya yang terkenal di penjuru Indonesia, bukan hanya adat dan budaya saja, tetapi juga terkenal dengan makanan khas Aceh dan Keunikannya, makanan Aceh ini memiliki keunikan tersendiri, berikut adalah 10 Makanan Khas Aceh dan Keunikannya:

10 Makanan Khas Aceh dan Keunikannya

1. Mie Aceh

Makanan Khas Aceh Mie Aceh

Mie Aceh adalah makanan tradisional khas provinsi Aceh, yang terbuat dari mie kuning tebal dan di tambahkan irisan daging sapi atau daging kambing, atau kamu juga bisa menggunakan ikan laut seperti Cumi atau Udang.

Mie Aceh terdapat tiga jenis, Mie Aceh Goreng (di goreng sampai kering) , Mie Aceh Tumis (di tumis dan diberikan sedikit kuah) dan Mie Aceh Kuah (sup). Agar rasanya lebih nikmat biasanya Mie Aceh ditemani dengan taburan bawang goreng dan di sajikan dengan emping goreng, potongan bawang merah, mentimun dan jeruk nipis. 

Bahan Utama Mie Aceh:

Daging Sapi atau Kambing, dan bisa juga menggunakan Udang dan Cumi. Dan rempah-rempah sejenis kari, seledri, daun bawang, dan bawang merah.

Mie Aceh sudah masuk daftar makanan di Wikipedia, Mie Aceh memang terkenal di berbagai penjuru Indonesia, bahkan Indomie membuat varian mie instan dengan rasa Mie Aceh Goreng.

2. Rujak Aceh

Makanan Khas Aceh Rujak Aceh

Makanan Tradisional khas Aceh yang kedua adalah Rujak Aceh, rujak Aceh memiliki keunikan tersendiri karena bumbu utamanya memakai buah kwueni.

Bahan Utama Rujak Aceh:

1 buah mangga kwueni yang dikupas dan di iris-iris, cabe rawit, gula pasir, kolang Kaling, dan campuran buah-buahan seperti; Nanas, Bengkoang, Kedondong, Mangga, Pepaya Muda, Mentimun, dan tambahkan buah sesuai selera anda.

3. Martabak Aceh

Makanan Khas Aceh Martabak Aceh

Martabak Aceh adalah makanan khas Aceh yang di bentuk seperti Martabak, meskipun begitu cara pembuatan dan bahannya berbeda dengan Martabak pada umumnya. 

Pembuatan Martabak ini di awali dengan menggoreng kulit martabak nya terlebih dahulu, yang kemudian kulit martabak di lumuri dengan kocokan telur yang sudah di campuri dengan bawang merah dan daun bawang, stelah dilumuri kemudian di goreng seperti pada umumnya, setelah matang Martabak Aceh disajikan dengan  acar bawang dan cabe rawit, sebagai pelengkap rasa.

Martabak Aceh terkenal di luar Aceh bahkan di penjuru Indonesia.

Baca Juga : Peninggalan Kerajaan Ternate dan Tidore

Bahan Utama Martabak Aceh:

Martabak Aceh menggunakan bahan utama Roti Maryam, Telor ayam atau bebek, daun bawang yang di iris halus, merica, garam, penyedap rasa (secukupnya), bawang merah yang di iris halus,  gula pasir, cuka, garam halus (secukupnya saja).

4. Kopi Aceh

Makanan Tradisional khas Aceh Kopi Gayo

Kopi Aceh adalah kopi Gayo yang merupakan Varietas dari kopi Arabika, yang sudah menjadi kopi unggulan yang berasal dari Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah, Indonesia. Kopi Gayo sudah mendapatkan sertifikat kopi Organik terbaik di Dunia.

Bagi kamu yang berlibur ke Aceh kamu bisa mendapatkannya dengan mudah, Setiap kedai selalu ada Kopi Gayo, rasanya yang nikmat dan khas membuat orang ketagihan.

5. Sate Matang

Makanan Khas Aceh Sate Matang

Sate Matang adalah makanan tradisional khas Aceh yang berupa Sate pada umumnya, di Aceh sate ini dikenal dengan nama sate Matang karena awal mulanya dikenalkan oleh penjualannya kota Matang Geulumpang Dua, sebuah kota yang berkecamatan Kabupaten Bireuen.

Bahan utama sate Matang yaitu daging kambing, tetapi karena daging kambing terlalu mahal, biasanya masyarakat membuat menggunakan daging sapi.

Proses pembuatan sate Matang sama hal seperti sate pada umumnya, hanya saja bahan dan rempah-rempahnya saja yang berbeda.

Bahan Utama Sate Matang:

Kamu bisa menggunakan daging sapi ataupun daging kambing, tepung kanji, bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, garam halus, kecap manis, saos tiram, margarin, dan selengkapnya kamu bisa baca disini Resep Sate Matang.

6. Ayam Tangkap

Makanan Khas Aceh Ayam Tangkap

Ayam Tangkap adalah makanan khas Aceh yang terbuat dari ayam goreng dengan tambahan rempah-rempah tambahan khas Aceh. Bumbu yang digunakan seperti bawang putih, lada, kemiri, garam dan jahe. Setelah ayam di bumbui kemudian di goreng sekitar 5 - 10 menit, saat di goreng jangan lupa masukkan rempah-rempah daun seperti daun kari, potongan daun pandan, dan salam Koja.

Ayam Tangkap ini memiliki nama beda pada daerah lain, yaitu ayam tsunami karena biasanya makanan ini di sajikan dengan keadaan ketidakteraturan seperti setelah bencana Tsunami di Aceh.

Bahan Utama Ayam Tangkap: 

Daging ayam yang di potong kecil-kecil, dan ditambahkan rempah-rempah dedaunan seperti daun pandan, daun kari atau salam Koja, air kelapa, bawang putih, bawang merah, kemiri, Lengkuas dan garam.

7. Kuah Asam Keueng (Asam Pedas)

Makanan Khas Aceh Kuah Asam Pedas

Mungkin bagi masyarakat Aceh makanan ini sering sekali ditemukan pada rumah makan Aceh pada umumnya, tapi bagi kamu yang baru pertama kali mencicipi mungkin rasanya akan sedikit aneh dan unik.

Bagi kamu yang suka makanan pedas mungkin Kuah Asam Keueng ini cocok, karena rasa pedas yang bercampur asam membuat lidah anda menjadi ketagihan 

Bahan Utama Kuah Asam Keueng:

Bahan utama untuk pembuatan makanan Kuah Asam Keueng terdiri dari ikan Tongkol atau bisa juga ikan Bandeng (sesuai selera kamu), Jeruk nipis dan belimbing wuluh untuk membuat rasanya menjadi asam-asam gurih, daun jeruk dan buah cabai untuk membuat rasa pedasnya, garam dan air secukupnya saja.

8. Eungkot Keummah (Ikan Kayu)

Makanan Khas Aceh Eungkot

Eungkot Keummah adalah makanan tradisional khas Aceh yang terkenal, terbuat dari bahan baku ikan tongkol dan cakalang. Pada umumnya makanan ini dikenal dengan nama ikan kayu karena teksturnya yang keras seperti kayu. Sebelum di sajikan, ikan terlebih dahulu di awetkan dan di bersihkan, dan sudah melalu berbagai tahapan seperti di rebus, dikeringkan dan kemudian di jemur, hal ini lah yang membuat ikan Keummah bisa bertahan bertahun-tahun dengan syarat harus disimpan dalam keadaan kering atu tidak lembab.

Ikan Tongkol yang sudah di keringkan kemudian dimasak menggunakan santan, kentang, cabai hijau, dan aneka bumbu khas Aceh.

9. Ade (Bikang)

Makanan Khas Aceh Kue Ade Bikang

Kue Ade merupakan kue khas yang berasal dari Aceh dan memiliki nama lain kue bikang. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan cocok untuk jadikan sebagai cemilan bersama keluarga. Kue Ade sudah menjadi oleh-oleh wajib yang kamu beli ketika berlibur ke provinsi Aceh. 

Bahan Utama kue Ade:

Bahan utama kue Ade adalah santan kental yang sudah disisikan dari kelapa, tepung terigu, gula pasir dan jangan lupa telor bebek.

10. Pacri Nanas

Makanan Khas Aceh Pacri Nanas

Pacri Nanas merupakan makanan khas Aceh yang sangat unik, dilihat dari namanya saja sudah unik. Seperti namanya Pacri Nanas adalah makanan yang terbuat dari buah Nanas di olah dengan rempah-rempah seperti lada, kayu manis, kapulaga, adas bintang, cengkeh, cabai merah, dan terkahir bawang merah.

Makanan satu ini bukan hanya saja penampilannya saja yang menarik, soal rasa juga sangat unik bagi kamu yang baru pertama mencoba.

Nah dia atas berikut adalah Makanan Khas Aceh Yang Wajib Kamu Coba jika berlibur di Aceh.

Sekian dulu artikel kali ini, jika kurang berkenan mohon di maklumi...

Posting Komentar untuk "Makanan Khas Aceh dan Keunikannya"