.post-body #baca-juga strong { display: inline; }
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Tarian Tradisional Khas Provinsi Banten

Banten adalah salah satu Provinsi yang terpecah dari Jawa Barat pada 4 Oktober 2000. Semenjak tercepah nya Provinsi Banten dengan Jawa Barat, kini Banten sudah memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari makanan khas Banten, Tarian khas Banten, baju adat khas Banten dan yang paling terkenal dari Banten adalah Seni Debus nya yang membuat Banten terkenal di masyarakat Indonesia.


Bahastuntas.com - Banten adalah salah satu Provinsi yang terpecah dari Jawa Barat pada 4 Oktober 2000. Semenjak terpecah nya Provinsi Banten dengan Jawa Barat, kini Banten sudah memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari makanan khas Banten, Tarian khas Banten, baju adat khas Banten dan yang paling terkenal dari Banten adalah Seni Debus nya yang membuat Banten terkenal di masyarakat Indonesia.

Pada kesempatan kali ini Bahastuntas.com akan memperkenalkan Tarian Tradisional Khas Provinsi Banten. Berikut adalah macam-macam tarian khas provinsi Banten.


10 Jenis Tarian Tradisional Provinsi Banten

  • Tari Maler Bedug


Tarian Maler Bedug adalah tarian yang di kombinasikan Alat musik tradisional Banten dengan Pijakan Gerak dari bedug Pamarayan dan Silat Trumbu.

Tari Maler Bedug biasanya di tampilkan untuk acara pembukaan dan penyambutan tamu spesial pada suatu daerah yang kedatangan Tamu dari daerah lain.

  • Tarian Ngebaksakeun


Tarian khas Banten satu ini hampir sama dengan tarian Maler Bedug dan sering ditampilkan pada acara penyambutan tamu spesial dari daerah lain.

Tarian ini di ambil dari Kabupaten Pandeglang yang bertema Penyambutan.

  • Tari Grebeg Gerbang Gede


Kata Grebeg di ambil dari bahasa Jawa khas Banten yang berarti Dirempung, sesuai dengan simbol Masyarakat Banten yang Religius, Ramah dan Terbuka. Maka karena  itu tarian ini dinamakan Grebeg Gerbang Gede.

Tari Grebeg Gerbang Gede berasal dari Kota Serang yang di kolaborasikan dengan pencak silat khas Banten, tarian ini bertema Penyambutan ke pada Tamu Agung.


  • Tari Topeng


Tarian Topeng dilakukan oleh 1 Pria dan bisa lebih, tarian ini menunjukkan keinginan untuk Balas Dendam, Tarian ini tampak Gemulai tapi di balik ke Gemulaian tersebut ada rasa ingin balas dendam.


  • Tari Cokek


Tari Cokek ini dimainkan oleh 5 sampai 7 orang penari wanita dan beberapa laki-laki yang berperan sebagai pemain musik.

Tari ini berasal dari daerah Tanggerang, tari Cokek dimainkan pada acara hiburan di saat warga Cina Benteng menyelenggarakan pesta pernikahan. 

Penari Cokek biasanya mengajak pengantin Pria untuk menari bersama bahkan tidak jarang para tamu juga di ajak untuk menari bersama.

  • Tarian Dzikir Saman


Tari Dzikir Saman Banten berbeda dengan tari Saman yang di Aceh. Di Banten tari ini terdiri dari laki-laki dan membetuk lingkaran sambil berputar sambil membaca Sholawat Nabi SAW. Tari Dzikir Saman ini tidak di iringi alat Musik hanya dengan menyebut ASMA Allah.

  • Tari Katuran


Tari Katuran merupakan tarian penghormatan dan sebuah ajakan untuk berkunjung ke Provinsi Banten, untuk memperkenalkan wisata Alam dan berbagai macam seni budaya dan bercorak Khas.

  • Tari Gitik Cokek


Tari Gitik Cokek ini karya seni baru yang berasal dari kabupaten Tangerang Banten. Tari Gitik Cokek ini menggambarkan sosok Figur penari Cokek saat ini.

  • Tari Bedug Warnane


Tari Bedug Warnane ini berkolaborasi dengan bedug dan Rudat yang membuat tarian ini semakin menarik dan banyak peminatnya. Berkolaborasi dengan Rampak Bedug Pamarayan dari Kabupaten Serang Banten.

  • Tari Gitek Ganjen


Tari kesenian Banten satu ini mengungsung Perilaku remaja putri yang ingin menarik perhatian orang lain biasa disebut dengan kata "Ganjen" yang berarti lincah dan Genit. 

Nah itulah 10 Tarian Tradisional Khas Provinsi Banten, sebenarnya masih banyak lagi tarian khas Banten, mungkin dilain kesempatan bahastuntas.com akan lebih lengkap lagi 

Posting Komentar untuk "10 Tarian Tradisional Khas Provinsi Banten"